Friday, January 15, 2016

[Review] Nivea Lip Butter Cocoa

9:10 AM 2 Comments
Halooo, sudah pertengahan Januari 2016 lho *terus?*
Ada perubahan apa setelah melewati 2 minggu di tahun yang baru ini? Kalau saya sih masih menjalani resolusi 2015 kemarin *basi*

Di post kali ini saya pengen bicara masalah bibir. Bagi saya bibir itu adalah salah satu bagian di wajah saya yang paling saya cuekin, kalau dulu bibir saya pecah - pecah malah saya kopekin(?) atau gak saya gigitin sampai terjadilah kemerahan, perih dan pernah berdarah. Saya kepingin pakai lipbalm tapi saya gak suka tekstur yang greasy dan thick gitu. 

Ditemukanlah(?) produk lip butter dari Nivea, udah banyak yang review dan saya penasaran. Saya belilah yang varian Cocoa. 

Packaging

Bentuknya dari kaleng gitu, jadi kalau jatuh gak rawan pecah tetapi rawan penyot



Tekstur dan Wangi


Saya beli yang varian Cocoa dan seriusan gak pake bohong ini wanginya kayak popcorn Caramel yang dijual di bioskop - bioskop. Kadang saya malah suka nyium aja wanginya udah menenangkan jiwa saya. 

Kalau mau pakai di bibir saya sih pakainya tipis aja soalnya kalau tebel malah kerasa thick dan menganggu di bibir saya dimana saya kurang suka. 

Yang saya sesalin adalah kemarin saya bawa didalam tas dan Bekasi yang sungguh panas ini ngebuat lip butter ini meleleh didalam tas saya *meringis* jadinya tutupnya suka susah dibuka karena meleleh gitu pas dibuka lip butternya udah kena pinggiran kaleng. 


Kelebihan :
1. Wanginya enak BANGET!
2. Melembabkan bibir
3. Packaging sederhana dan travel friendly

Kekurangan
1. Gampang meleleh
2. Tutup susah dibuka (apalagi kalau lip butternya udah mulai tumpah - tumpah ke pinggiran tutup)

Repurchase? YES

Price : Rp 32.000,- (based on location)
Where to buy : Dan+Dan, supermarket, hypermart, giant, etc

Wednesday, January 13, 2016

Lesson Learned

1:28 PM 0 Comments
Wah, Pondok Gede hujan gede dari tadi pagi. Jam 10 pagi saya pergi ke ATM sekalian mau beli kartu perdana yang udah ada kuotanya (lebih murah dan gak mau rugi orangnya) karena memang HP saya dual simcard. Sesampainya di gerai pulsa hujan deras melanda akhirnya saya nungguin sekitar 1 jam tetapi hujan tak kunjung reda juga. Saya orangnya ga sabaran dan dengan gamblangnya saya terjang itu hujan dan yah lumayanlah basahnya.

butek? EMANG. basah? APALAGI

Ngomong - ngomong masalah sabar, saya itu kepingin segala sesuatu berjalan tepat dan cepat dan terkadang karena ketidaksabaran saya mengakibatkan saya harus mengulang suatu pekerjaan (yap! lesson learned). Saya orangnya tepat waktu banget dan gak suka sama orang yang lelet, contohnya kalau janjian jam 5 dari jam 2 juga saya sudah bersiap - siap dan sekitar jam setengah 4 saya sudah berangkat apalagi kalau saya harus bertemu orang baru atau janjian rame - rame. Yang saya gak habis pikir ada orang yang memang sengaja terlambat supaya tidak menunggu. Alasan lainnya kenapa saya tidak suka orang terlambat adalah saya tidak suka menunggu terlalu lama dan saya itu ga sabaran.

Sekarang ini saya harus menunggu. Menunggu sesuatu yang tidak pasti. Fyi, saya sudah lulus kuliah dari September 2015 dan wisuda November 2015.
Saya mendapatkan tawaran wawancara awal pekerjaan sehari setelah ulang tahun saya dan sebelum wisuda pulak!. Senangnya bukan main dan saya lolos sampai tahap wawancara akhir (wawancara user) tetapi saya gagal pada tahap itu dan saya tahu pasti saya bakalan gagal karena mereka mengatakan apakah passion saya sama seperti yang mereka cari, saya katakan tidak karena saya mau jujur dengan kemampuan saya.
Akhirnya setelah menunggu sebulan mereka menghubungi saya kembali dan memberikan tawaran pada posisi yang lain, tentu saja saya bilang "IYA! BAIK" saya langsung wawancara akhir (wawancara user) dan dari 10 orang yang mengikuti wawancara akhir hanya 4 orang yang lolos ke tahap selanjutnya yaitu medical checkup. Setelah hasil medical checkup saya menunggu sekitar 2 bulan dan tepat pada tanggal 23 Desember salah satu teman saya dipanggil untuk sign contract, saya menunggu ditelfon tapi tak kunjung ditelfon juga. Saya menangis, sedih, kecewa dan bilang sama Tuhan "Tuhan kenapa?". Teman saya yang masuk berkata bahwa saat dia sign contract ada yang memang bulan kemarin nasibnya sama seperti saya tidak ditelfon untuk sign contract sekarang tetapi ditelfon untuk sign contract untuk batch berikutnya. Saya senang dan gembira tetapi ada tetap aja hati saya berkata "Tuhan, kenapa gak sekarang? Kalau nanti gak ditelfon gimana? Saya sudah siap kok Tuhan. Saya mau bekerja" tetapi jawaban Tuhan beda "Bukan sekarang".
Berpikir positif adalah jalan satu - satunya supaya hati saya tidak gundah dimana harus mengatakan kepada orang tua saya belum diterima, saya berpikir kalau saya sign contract sekarang saya gak bakalan bisa menikmati Natal dan Tahun Baru bersama keluarga saya. Walaupun memang, saya menjalani Natal bersama Ayah, Abang dan kakak kedua saya (yap! tanpa ibu) dan tahun baruan saya jalani bersama ibu dan kakak kedua saya (yap! tanpa ayah). Ya, begitulah keluarga saya, gak ada keluarga yang sempurna kan? Bersyukur yang saya lakukan, bersyukur masih bisa menjalani Natal, gereja, tahun baruan, makan Hanamasa, Pizza Hut pokoknya all about junk food. 

Sekarang sudah bulan Januari, saya sudah mengikuti beberapa job fair, apply sana sini dan tidak ada yang memanggil. Terkadang saya berpikir "Kenapa sih begini banget?" yang saya kerjakan hanya mengeluh, bagaimana tidak mengeluh ada yang mengatakan pada saya "Daripada gak dapat - dapat kerja (hmm) daftar saja S2" "Saya belum tau thesis mau seperti apa, saya masih belum tau mau ambil jurusan yang linier atau yang lain, S2 itu perlu proposal thesis" "Ya, buat saja proposalnya". Terkadang orang bahkan gak berpikir, saya manusia biasa. S2 gak segampang membalikkan tangan (walaupun bagi sebagian orang itu hal kecil atau ya coba saja) tapi saya berpikir ini bukan hal main - main.
Saya menangis, instead of memberikan kata - kata yang menyakitkan kenapa tidak memberikan kata - kata dukungan yang simpel seperti "Sabar ya sep, pasti bakalan kerja kok, tenang ya kami doakan" .
Setiap hari saya dirumah sendiri, tidak ada ayah, ibu, kakak atau abang. Ya, saat seperti ini enak banget buat MENGELUH, timingnya pas banget buat nangis, mengeluh, mengutuki diri sendiri dan marah sama Tuhan. Kenapa sih? kenapa?

Faktanya adalah, saya baru 4 bulan tidak dapat kerja sedangkan yang lain bisa lebih dari ini dan masih semangat (lesson learned) dan memang perusahaan yang saya daftar rata - rata perusahaan besar dan BUMN (wajar kan di php-in *hihi*) . Saya punya rumah di Bekasi dan saya gak perlu jauh - jauh untuk mengikuti tes dimana orang lain harus merantau ke ibukota buat cari pekerjaan dan tetap semangat (lesson learned).



Saya sekarang sedang dalam fase picik (ngerasa hidup saya berat banget, saya itu sial banget), sensitif, mudah tersinggung, iri sama orang yang udah kerja (padahal lulusnya lebih duluan daripada saya, pinternya melebihi saya), mengutuki diri sendiri, nangis, kecewa, sakit hati dan marah. 

Saya kurang bersyukur, kurang melihat keadaan sekeliling, kurang mengambil makna dari ini semua. 
God wants to build my character, God works in a right time and right place when He thinks that I am ready and in a special ways I can't imagine of. All I need is praying, trying and waiting for His excellent job (lesson learned). All I know now is my God loves me so much. 



Hope I can get a job later in a right time. In a God's right time and right place.

Be blessed and positive.

Tuesday, January 12, 2016

Product I Regret Buying (2015)

10:56 AM 0 Comments
Hai hai! Kalau beli barang terus gak cocok itu kesel kan ya? Rasanya duit terbuang percuma ditambah dengan hasilnya yang gak memuaskan sama sekali *nangis bombay*

Tahun 2015 itu tahun dimana aku mulai mengenal makeup. Aku sering mantengin beauty guru di blog ataupun di youtube. Ntar kapan - kapan aku buat list beautyblog dan beautyvlog yang aku suka ya! Nah di tahun 2015 juga aku mulai pakai - pakai skincare sendiri dan berniat dan lepas dari krim dokter *mantap*.
Tahun 2015 juga aku mulai sering beli makeup ataupun skincare yang direkomendasiin atau gak ya aku beli pake insting. Tapi ya gitu, skincare ataupun makeup itu cocok - cocokan jadi ya bagus buat orang belum tentu bagus buat kita.

Oke, daripada makin ngawur ngomongnya kemana - mana. Ini dia list produk yang saya menyesal belinya. Ga terlalu banyak kok. Tadaaa....

Semua gambar saya ambil dari mbah google disertai dengan source karena botolnya sudah saya buang *mendendam*

1. Pond's White Beauty Lightening Toner.

source
Awalnya toner yang saya pakai itu dari Clean n Clear. Nah, sekarang - sekarang ini kenapa nyari tonernya itu susah bangeet nget ngeeet! Mereka ganti formula gitu, tapi saya ntah kenapa beneran susah banget nyarinya padahal saya tinggal di Ibukota Coret dan Bekasi Coret *lah* *tau ga dimana hayo* haha. Jadilah saya beli ini Pond's. Kenapa saya ga suka?
  • Terlalu basah dan lama keringnya. Jadi pas apply itu rasanya ga enak, basah dan lama keringnya
  • Muncul jerawat di muka saya, padahal tadinya jerawat saya udah ga ada dan sisa bekas - bekasnya. Dari urutan skincare yang saya pake itu cuma toner yang diganti *sigh*. 
Alasan kedua lah yang buat saya jadi menyesal banget beli ini produk.

2. Herbal Essences Hello Hydration Shampoo

source
Pertama beli, saya liat botolnya kok cakep biru dan meliuk - liuk gitu. Akhirnya saya beli. Pertama pakai ini shampoo bener - bener buat rambut saya lembut dan gampang diatur, 3-4 kali pakai rambut saya jadi sering gatal dan rontok *sigh* dan paling parahnya rambut saya itu tadinya gak ketombean jadi ketombean *nangis darah*. Saya jadi sering banget garuk - garuk kepala karena gatel banget dan saya liat banyak ketombe di baju saya. Ah! Ibu saya juga tadinya nyoba shampoo ini dia suka banget karena buat rambutnya lembut, tapi kesini sini katanya rambutnya jadi makin kering.
Dan anehnya, saya habisin juga pakai ini shampoo *gak mau rugi* dan makin menjadilah ketombe dan gatal di kulit kepala saya.

3. Viva Eye Base Gel
source
Ini adalah eye primer buatan Viva. Kenapa saya ga suka? Terlalu cair dan basah, saya ngerasa gak terlalu bekerja buat ngeluarin warna eyeshadow yang saya pakai. Agak bingung sih, apa saya yang gak ngerti cara pakainya? Hehe. Harganya yang murah buat saya ngerasa gak rugi - rugi amatlah.
Saya lebih suka pakai concealer buat eye primer Hehe

4. Brush
source

Kira - kira penampakannya kayak diatas tanpa motif leopard gitu. Maaf banget brushnya udah saya ungsikan ke tong sampah. Brushnya saya beli di Matahari gitu. Plastiknya ngaku kalau dia ini merk Tammia, jadilah saya beli brush dengan merk Tammia sebanyak 3, 2 brush yang lainnya itu beneran tammia soalnya bulunya lembut dan saya suka banget. Nah, yang ini mungkin KW nya Tammia, dibilang KW juga ga pantes soalnya bulunya kasar dan pas saya polesin di muka rasanya kasar *sigh*. Tapi biasanya memang Tammia ga ada brush yang model begini. OH! Saya tertipu! Sebenarnya saya yang salah sih, karena kemarin keburu - buru dan gak sempat buat ngecekin kualitas brush ini dulu.

5. Bali Alus Peeling Face Cream
source
Saya kemarin pengen beli peeling buat wajah. Pas saya pergi ke Dan+Dan adanya peeling bali alus ini. Sebenarnya waktu zaman masih di Bandung dan kuliah saya pernah beli ini peeling tapi saya lupa pernah punya pengalaman buruk sama ini peeling. Peeling ini setelah saya oleskan ke wajah, wajah saya rasanya panas kayak terbakar sampai gak tahan dan pengen nangis rasanya, buru -buru saya cuci muka setelah ngolesin ini peeling. Rasa terbakarnya saya rasain langsung setelah pengaplikasian peeling ini. Untunglah wajah saya gak kenapa - kenapa.

6. Lipstick Just Miss


source
Kenapa saya menyesal beli lipstick ini? Saya menyesalnya karena packagingnya kok. Kalau warnanya saya suka. Packagingnya yang saya beli itu yang rectractable. Saya pengen beli yang biasa aja gak pake ulir - uliran.

NB :
Semua produk ini sesuai dengan apa yang saya rasakan. Setiap orang dapat mempunyai efek yang berbeda sesuai dengan jenis dan kecocokan kulit masing - masing.


Saturday, January 9, 2016

[REVIEW] Annie's Way Sheet Mask Aloe Vera

6:29 PM 0 Comments
Halo guys! Saya kangen pacar. Titik.
Lah, pembukaannya begini banget ya *sigh*. Saya memang lagi kangen pacar, rumah deketan satu kota tapi dia nya lagi sibuk kerja pergi pagi pulangnya malam dan cape, akhirnya kita cuma bisa ketemu Sabtu dan Minggu. Ya, bersyukur aja, masih ada yang malah LDR dan ketemunya juga seminggu belum tentu. Kayak abang saya sudah nikah juga masih LDR sama istri karena pekerjaan.

Lanjut, saya itu masker junkie saya suka banget maskeran, apalagi after effect dari masker yang buat wajah cerah, kenyal dan kalau bisa ngobatin jerawat. Saya selalu bilang masker paporit saya itu dari Annies Way. Annies Way ini ada yang gel dan yang mask sheet, kalau saya suka dua - duanya!
Di post kali ini saya mau review masker dari Annies Way yang bentuknya sheet.

Let's go~


Saya kemarin dapat promo gitu, beli 1 jar masker gel Annies Way dapat 1 kotak mask sheet yang variannya bisa kita pilih. 1 kotak ini isinya 10. Varian yang tersedia ada Tea Tree, Aloe Vera, Witch Hazel, Royal Jelly dan Green Tea (masing - masing 2 mask). 
Wangi masing - masing masker agak menyengat dan punya bau khas masing - masing. Tapi saya tetap suka.

Oh iya, essence nya buanyaakkk banget!



Cara Pakai

  1. Pastikan wajah sudah bersih
  2. Keluarkan masker dari bungkusnya (?)
  3. Pisahkan masker dengan plastik tipis yang menempel. Ini karena masker ini agak tipis jadi perlu ada pengaman supaya tidak gampang sobek
  4. Diamkan 15 - 20 menit
  5. Bilas dengan air bersih (kalau saya beneran gak saya bilas, saya biarin aja)
Efek di muka saya setelah saya pakai masker ini bergantian dengan yang jelly mask, jerawat saya hilang dan sembuh! Lihat disini rangkaian skincare saya. Saya bisa bilang skincare saya itu - itu saja cuma ditambah masker ini + benzolac, dan jerawat saya sembuh. Saya bakalan buat post tentang gimana wajah saya sekarang.

Ga lupa numpang selfie

Kelebihan

  1. Buat wajah kenyal dan cerah
  2. Membantu mengobati jerawat

Kekurangan

  1. Agak mahal
  2. Harus beli online

Repurchase ? 

Yes, of course ! Saya cinta banget sama Annies Way ini. 

Price : Rp 45.000,- an

Where to buy : 

Website :anniewayindonesia.com

Line: annieswayindonesia



Thursday, January 7, 2016

Review Ovale Lemon Face Mask

12:24 AM 3 Comments

Halooo, ketemu lagi sama aku *basi woy basi* *cekikikan*. Boleh dibilang saya itu penggemar masker wajah. Seminggu bisa 3-4 kali maskeran. Macem - macem maskernya kadang DIY, mask sheet dan berbagai jenis masker yang lain.

Untuk sekarang ini masker yang paling saya favoritin adalah masker dari Anniesway. Ini masker itu ajiiibb banget apalagi buat jerawat, dia salah satu yang punya peran penting dalam membasmi jerawat aku pas kemarin breakout lepas dari krim dokter. Dan yang paling hype dari masker itu varian/series Arbutinnya. Kata pacar saya dia bakalan beliin gajian bulan ini *kiss* *cekikikan* *bukanjomblo* *nyombong*. Nanti pasti bakalan saya review.

Nah balik ke inti dari post ini ya, saya ketemu masker yang saya suka dan murah ! Asyiiiikk ! Yaitu masker dari Ovale yang varian lemon. Masker ini punya beberapa varian diantaranya bengkoang, lemon, cucumber, tomato dan avocado. Saya sih baru nyobain yang lemon dan jatuh cinta. Saya nyobain ini masker karena masker ini hype banget di kalangan ciwi - ciwi FemaleDaily, masker ini termasuk produk yang Great but Cheap Skincare Product.

Ini dia penampakan produknya
Mulai reviewnya ya.

Packaging

Kebetulan saya beli yang tube, awalnya sih beli yang satuan gitu dan saya coba langsung suka. Jadi, langsung saya beli yang tubenya. Berat netto 75 g.



Maaf ya khotor, sering dipake

Tutupnya flip top gitu, saya suka jenis tutup yang begini. Soalnya kalau tutup ulir gitu saya sering lupa nutup atau gak hilang --".

Tekstur

Tekstur dari masker ini mirip pasta gigi tapi lebih pekat lagi, punya bau lemon yang menurut saya agak menyengat.
tanganku berbulu >.<

Cara Penggunaan

1. Pastikan kulit muka dan leher kalian sudah bersih dan kering
2. Apply pada muka dan leher, hindari area mata dan bibir *ya kalian ga mau maskerin mata dan bibir juga kan*
3. Tunggu sampai kering sekitar 10 - 15 menit. Jujur, kalau saya bisa ninggalin sampai 1-2 jam itupun kalau gak ketiduran.
4. Bersihkan dengan air hangat.

mimpiin saya ya malam ini *cekikikan*
 Pas awal apply saya applynya ketipisan *huf* maafkan saya, jadi seperti gak ada beda yang kiri dan kanan.
Setelah saya gunakan masker ini, pori - pori bagian pipi saya mengecil, muka saya langsung cerah dan dia bisa ngeringin jerawat saya lebih cepat *yay*.
Kulit muka saya itu kombinasi, berminyak bagian T-zone dan kering bagian pipi. Masker ini variannya adalah lemon dan fungsi lemon sendiri itu mengkontrol minyak berlebih pada wajah. Jadi, bagian T-zone saya jadi lembab tapi bagian pipi makin kering.
But over all, saya suka masker ini. 

Hasil

Yuk kita intip apa yang diklaim dari produk ini. 
1. Membantu membersihkan
    Saya rasa iya, ini produk bisa membersihkan wajah saya dan kelihatan cerah gitu selesai dibilas
2. Merawat kekencangan
    Saya sih belum ada ngerasa kencang gitu
3. Merawat kulit berjerawat
    Ya, saya rasa selama ini masker ini gak memperparah jerawat saya. Masker ini malah membuat jerawat
    keringnya lebih cepat. 

Kelebihan :
1. Murah
2.  Ngecilin pori - pori, muka langsung cerah dan bisa ngeringin jerawat
3. Gampang ditemukan dan praktis
4. Travel friendly

Kekurangan :
1. Efek mengecilkan pori - pori dan cerah cuman sebentar
2. Saya kurang suka sama bau lemonnya

Repurchase?
Yes
Price : Rp 11.000,-an
Where to buy : Supermarket, Indomaret or Alfamart